Sepucuk surat dari Ibu dan Ayah..

    ASSALAMUALAIKUM..

Apa khabar Hati?Masihkah ia seperti Embun?Menunduk tawaduk dipucuk-pucuk daun..Masihkan ia sperti batu karang?Berdiri tegar menghadapi gelombang ujian..Apa khabar Iman?Masihkah ia seperti bintang?Terang benderang meneraangi kehidupan..Apa khabar saudara/saudariku??Di mana pun kau berada,semoga Allah sentiasa melindungi dan menjaga serta memberi kesihatan kepada kamu hari ini,esok dan selamanya..Amiin..

Saya bukan ingin menceritakan mengenai kata-kata di atas?Tetapi sekadar untuk menukilkan mengenai Sepucuk Surat dari Ibu dan Ayah kepada Seorang Anak..Anda hayati bait-bait kata-kata yang terkandung dalam surat ini..




....."Anakku,ketika aku semakin tua,aku berharap kamu memahami dan memiliki kesabaran untukku..
Suatu ketika,aku memecahkan pinggan atau menumpahkan sup di atas meja,kerana penglihatanku berkurang..
Aku harap kamu tidak memarahiku...
Orang tua ini sensitif..selalu berasa bersalah ketika kamu menjerkah..
Ketika pendengaranku semakin teruk dan aku tidak boleh mendengar apa yang kamu katakan..,aku berharap kamu tidak memanggilku TULI..!Aku mohon kamu ulangi apa yang kamu katakan atau menuliskannya.Maaf Anakku..Aku semakin tua..ketika lututku semakin lemah,aku berharap kamu memiliki kesabaran untuk membantu aku bangun..seperti bagaimana aku selalu membantu kamu saat kamu masih kecil,untuk belajar berjalan..Aku mohon jangan bosan denganku..Ketika aku terus mengulangi apa yang aku katakan,seperti kaset rosak,aku harap kamu terus mendengarkan aku..Tolong jangan mengejekku atau bosan mendengarkan aku..apakah kamu masih ingat ketika kamu masih kecil dan kamu ingin sebiji gula-gula atau asikrim??Kamu mengulangi apa yang kamu mahu berulang-ulang kali sehingga kamu mendapatkan apa yang kamu inginkan..Maafkan juga bau ku..Tercium seperti orang yang sudah tua..Aku mohon jangan memaksaku untuk mandi..Tubuhku lemah..Orang tua mudah sakit kerana mereka tidak tahan terhadap dingin.Aku harap,kau tidak terlihat kotor bagimu..Apakah kamu ingat,ketika kamu masih kecil??Aku selalu mengejar-ngejar kamu...kerana kamu tidak ingin mandi.Aku harap kamu boleh bersabar denganku..ketika aku selalu cerewet.
Ini semua sebahagian dari menjadi tua,kamu akan mengerti ketika kamu sudah tua nanti..
Dan jika kamu memiliki waktu terluang,aku harap kita boleh berbual-bual..hanya untuk beberapa minit.Aku selalu sendiri sepanjang waktu..dan tidak mempunyai teman untuk diajak berbual-bual..aku tahu kamu sibuk dengan pekerjaan.Bahkan,jika kamu tidak tertarik dengan ceritaku,aku mohon berikaan waktu untuk bersamamu..apakah kamu ingat ketika kamu masih kecil??aku selalu mendengarkan apa-apa pun yang kamu ceritakan tentang mainanmu..
ketika saatnya tiba..dan aku hanya boleh terbaring,sakit dan sakit..aku harap kamu memiliki kesabaran untuk merawatku..
MAAF...jika aku sengaja merungut atau membuat masalah..aku harap kamu memiliki kesabaran untuk merawatku..selama beberapa saat terakhir dalam hidupku..aku mungkin tidak akan bertahan lebih lama..ketika waktu kematian ku datang,..aku harap kamu memegang tanganku dan memberikan kekuatan untukku menghadapi kematian..serta membisikkan kata-kata kalimah syahadah di pendengaranku..
dan jangan bimbang..sebelum aku bertemu dengan Sang Pencipta..aku telah meminta agar Dia selalu memberkati hidupmu dan mengampunkanmu.kerana kamu mencintai...Ibu dan Ayahmu...
Terima kasih atas segala perhatianmu..nak..Kami(Ayah dan Ibu) menyayangimu.."

dengan kasih yang berlimpah,
Ibu dan Ayah..


by:


This entry was posted on Sunday, 12 February 2012 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response.

Leave a Reply